Sunday, April 29, 2012

Pengobatan Satu-Pil Berhubungan Dengan Kepatuhan Yang Lebih Baik Pada Orang HIV

Hasil dari sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang dengan HIV yang menggunakan rejimen Antiretroviral dalam satu pil per hari memiliki kepatuhan pengobatan yang lebih baik dan risiko rawat inap yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang rejimen terdiri dari tiga atau lebih pil per hari.

"Studi ini menjelaskan bahwa pasien yang menggunakan Terapi Antiretroviral [ART] dalam satu pil per hari memungkinkan kepatuhan yang lebih tinggi terhadap terapi. Selain itu, dengan menggunakan satu pil per hari dapat dikaitkan dengan rendahnya risiko rawat inap bila dibandingkan dengan menerima pil beberapa per hari, "kata para peneliti.

Thursday, April 5, 2012

Pengobatan Interferon dapat membantu Mengontrol Immune System HIV Tanpa Terapi Antiretroviral (CROI 2012)

Hasil dari sebuah penelitian kecil menganjurkan bahwa dibeberapa orang yang dengan HIV terkontrol dengan baik (dalam artian CD4 sudah tinggi dan Viral Load tak terdeteksi), menggantikan terapi ARV dengan pengobatan Interferon, ini dapat membantu mengontrol sintem imun dalam orang yg terinfeksi HIV. Penemuan ini juga menyatakan bahwa pengobatan interferon dapat merendahlah level HIV dalam ‘reservoir’ dimana itu tersembunyi dari obat antiretroviral.  

Interferon adalah protein yang diproduksi oleh sel-sel kekebalan tubuh yang merangsang fungsi kekebalan tubuh. Bentuk buatan interferon adalah garis umum pengobatan untuk infeksi hepatitis C dan beberapa tipe kangker lainnya

“Data kami menunjukan bahwa respon kekebalan tubuh kita dapat dibuat untuk mengendalikan HIV pada orang yang telah hilang dalam kemampuannya”, kata Dr. Luis Montaner,direktur Laboratorium HIV-1 Immunopathogenesis Institut Winstar di Philadephia, dan penulis senior penelitian, dalam siaran pers baru-baru ini.

Tuesday, March 20, 2012

Temuan senyawa PD 404,182 yang dapat membunuh virus HIV

Penemuan Obat HIV/AIDS - Kabar gembira hadir dari dunia medis. Zhilei Chen, seorang asisten profesor di A&M University di Texas yang berkolaborasi dengan Scripps Research Institute, berhasil menemukan senyawa PD 404,182 yang bisa membunuh virus HIV lewat penelitian yang dilakukannya.

Penemuannya ini kemudian dipublikasikan lewat sebuah media jurnal American Society of Microbiology bulan ini. "Ini adalah senyawa kecil bersifat virusidal, artinya punya kemampuan membunuh virus, dalam hal ini adalah HIV. Pada dasarnya, virus ini bekerja dengan membuka virus," kata Chen seperti dikutip Medical Xpress, Kamis (24/11/2011).

TKI Pengidap HIV/AIDS Alami Peningkatan

Buruh migran yang pengidap HIV/AIDS pasca mendulang
devisa terus meningkat.Namun sampai saat ini pemerintah dan
perusahaan jasa pemberangkatan tenaga kerja Indonesia (TKI) tak pernah
menyediakan sarana kesehatan yang memadai bagi para TKI ODHA setelah
pulang dari negeri rantau.
Koordinator Peduli Buruh Migran, salah satu organisasi pemerhati TKI,
Lili Pujiati menyatakan, pada 2010 lalu, organisasinya mencatat jumlah
TKI yang pulang dan ternyata mengidap HIV/AIDS tercatat sebanyak 58
orang. Jumlah ini meningkat menjadi 66 orang pada 2011 lalu.
Sementara, hingga Maret ini sudah empat orang yang positif mengidap
penyakit yang menyerang kekebalan tubuh ini.

Thursday, March 8, 2012

Penanggulangan HIV/AIDS 2012 Kurang Dana Senilai US$160 Juta

Jakarta - Program penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia pada 2012 diperkirakan kekurangan dana sekitar US$160 juta. Kekurangan tersebut disebabkan makin berkurangnya bantuan dana internasional karena Indonesia dianggap sudah sebagai negara kelas menengah. 

"Bantuan international dari Global Fund dan sumber lain secara bertahap akan dihentikan. Indonesia saat ini sudah dianggap sebagai middle country sehingga kita harus sharing," tandas Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan rakyat Agung laksono seusai rapat koordinasi tingkat menteri membahas pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Jakarta, Jumat (2/3). 

Tuesday, March 6, 2012

Indikator Penyakit Baru Yang Bisa Menunjukan Resiko Terinfeksi HIV

New Delhi, Sebuah Inisiatif HIV di Eropa telah mengusulkan bahwa sejumlah penyakit baru harus dimasukan dalam daftar indikasi untuk orang yang diduga telah terinfeksi HIV.
HIV in Europe, sebuah lembaga koordinasi inisiatif Eropa tentang HIV/AIDS dari Kopenhagen, mengatakan bahwa kelompok heteroseksual di Eropa sangat beresiko untuk memiliki virus HIV di dalam tubuhnya tanpa terdiagnosis hingga kekebalan tubuh mereka mulai menurun dan mereka jatuh sakit.

Sebuah studi internasional yang dipimpin oleh lembaga tersebut, menunjukkan bahwa penyakit, termasuk herpes zoster dan bentuk kanker tertentu, harus terdapat dalam daftar indikator untuk orang yang memiliki HIV, yang berguna untuk mendorong para petugas kesehatan profesional agar menyarankan tes HIV kepada pasien mereka.

Lebih dari 900.000 Jiwa Diselamatkan Dengan Panduan Terbaru Pencegahan TB Terhadap ODHA

JENEWA – Diperkirakan lebih dari 910.000 jiwa telah diselamatkan secara global selama enam tahun dengan meningkatkan kolaborasi antara TB dan layanan HIV yang melindungi ODHA dari TB, terlihat pada dampak angka kesehatan global yang telah dirilis pada hari Jumat, 2 Maret 2012. Untuk menindaklanjuti keberhasilan dari panduan awal pada TB dan HIV tahun 2004, pada hari tersebut WHO telah merilis sebuah kebijakan global untuk diagnosis pencegahan dan pengobatan TB dan HIV yang telah diperbaharui. Seperti yang kita ketahui TB merupakan pembunuh utama Odha.